Transaksi Usaha
Transaksi usaha adalah kejadian yang mempengaruhi posisi keuangan perusahaan. Artinya suatu kejadian yang mengakibatkan berubahnya jumlah atau komposisi persamaan antara kekayaan dengan sumber pembelanjaan.
Nilai Transaksi
Alat pengukur transaksi yang digunakan dalam Akuntansi adalah satuan uang. Misal: suatu perusahaan membeli kendaraan dengan harga Rp 10.000.000. Harga yarg disepakati Rp 10.000.000 itu merupakan nilai transaksi pembelian kendaraan.
Persamaan Akuntansi
Persamaan akuntansi merupakan gambaran keseimbangan antara kekayaan dengan sumber pembelanjaan. Sumber pembelanjaan dapat dibagi menjadi 2, yaitu dari Kreditur dan Pemilik Hubungan ini dapat dinyatakan dalam bentuk persamaan sebagai berikut:
Kekayaan = Sumber Pembelanjaan
Harta = Hutang + Modal
Aktiva = Pasiva
Dari persamaan di atas dapat disimpulkan bahwa jumlah Harta sama dengan jumlah Hutang ditambah jumlah Modal. Dengan kata lain jumlah sisi kiri harus sama dengan jumlah sisi kanan. Kebiasaan dalam akuntansi bahwa untuk ruas kiri disebut dengan Aktiva dan ruas kanan disebut dengan Pasiva.
Elemen-Elemen Persamaan Akuntansi
Aktiva
Aktiva adalah sumber-sumber ekonomi yang dimiliki perusahaan yang biasannya dinyatakan dalam satuan uang. Untuk memudahkan pemahaman bagi pembaca laporan keuangan biasanya aktiva dicantumkan dalam neraca dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Aktiva Lancar : Kas Kecil, Kas, Surat Berharga, Piutang Dagang, Piutang Wesel, Persediaan, Perlengkapan, dll.
2. Aktiva Tetap : Tanah, Gedung, Mesin, Peralatan, dll.
3. Aktiva Lain-lain : Goodwill, Hak Cipta, dll.
Hutang
Hutang adalah kewajiban-kewajiban yang harus dibayar oleh perusahaan dengan uang atau jasa pada suatu saat tertentu dimasa yang akan datang. Hutang dilaporkan di dalam neraca menurut urutan saat pelunasannya dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Hutang Lancar (Hutang Jangka Pendek) : Hutang Dagang, Hutang Bank, Hutang Wesel.
2. Hutang Jangka Panjang : Hutang Obligasi, Hutang Hipotik.
Modal
Modal pada hakikatnya merupakan hak pemilik perusahaan atas kekayaan (aktiva) perusahaan. Besarnya hak pemilik sama dengan aktiva bersih perusahaan, yang selisih antara aktiva dengan hutang. Adapun transaksi-transaksi yang berpengaruh terhadap modal sebagai berikut:
1. Setoran Modal oleh pemilik merupakan kegiatan pemilik perusahaan menyerahkan kas atau kekayaan lainnya sebagai setoran modal, sifatnya menambah jumlah modal.
2. Pengambilan Prive oleh pemilik merupakan kegiatan pemilik perusahaan mengambil kas untuk keperluan pribadi, sifatnya mengurangi jumlah modal.
3. Penghasilan perusahaan yang diperoleh melalui penyerahan barang atau jasa, sifatnya menambah jumlah modal.
4. Biaya yang terjadi dalam proses mendapatkan penghasilan, sifatnya mengurangi jumlah modal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan jika Anda yang ingin berkomentar, namun tolong gunakan bahasa yang sopan dan dimengerti. Terima kasih.