Pengunjung (Visitors)

Minggu, 03 Juni 2012

Pengertian Antivirus

Antivirus

Antivirus (perangkat lunak Antivirus) adalah salah satu program komputer yang digunakan untuk mencegah, mendeteksi, dan menghapus Virus, Worm, dan Kuda Trojan. Antivirus juga dapat mencegah dan menghapus adware, spyware, dan bentuk-bentuk malware.

Berbagai strategi biasanya digunakan. Signature deteksi berbasis melibatkan pencarian pola yang dikenal data dalam kode dieksekusi. Namun dimungkinkan untuk komputer yang akan terinfeksi malware baru yang tidak ada tanda tangan belum diketahui. Untuk mengatasi ancaman seperti zero-day yang disebut heuristik dapat digunakan. Salah satu jenis pendekatan heuristik, tanda tangan generik dapat mengidentifikasi Virus baru atau varian dari Virus yang ada dengan mencari kode berbahaya yang dikenal atau sedikit variasi kode tersebut dalam file. Beberapa perangkat lunak Antivirus juga dapat memprediksi apakah file akan melakukannya dengan menjalankan di kotak pasir dan menganalisis apa yang dilakukan untuk melihat sesuatu tindakan yang berbahaya.

Tidak memperdulikan kegunaannya, namun perangkat lunak Antivirus terkadang memiliki kelemahan. Perangkat lunak Antivirus dapat mengganggu kinerja komputer. Pengguna berpengalaman mungkin juga memiliki kesulitan memahami petunjuk dan keputusan perangkat lunak Antivirus. Hingga sebuah keputusan yang tidak benar dapat menyebabkan pelanggaran keamanan.

Jika perangkat lunak Antivirus mempekerjakan deteksi heuristik, kesuksesan tergantung pada pencapaian keseimbangan yang tepat antara positif palsu dan negatif palsu. Positif palsu dapat merusak negatif palsu. Akhirnya perangkat lunak Antivirus berjalan pada level kernel yang sangat terpercaya dari sistem operasi justru membuat potensi jalan serangan.

Daftar Pustaka:
Sihombing, Bram. 2012. Trik Mudah Menangkal Hacker Cracker dan Virus. Yogyakarta: Aulya Publishing.

Hirarki Hacker dan Cracker

Pada dasarnya hacker terbagi menjadi lima hirarki atau tingkatan, yakni: elite, semi elite, developed elite kiddie, script kiddie, dan lamer. Adapun penjelasan dari kelima hirarki Hacker tersebut adalah sebagai berikut:
  • Elite
Ciri-ciri: mengerti sistem operasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi dan menyambungkan jaringan secara global, melakukan pemrograman setiap harinya, efisien dan terampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat, tidak menghancurkan data-data, serta selalu mengikuti peraturan yang ada. Tingkat elite ini sering disebut sebagai suhu.
  • Semi Elite
Ciri-ciri: lebih muda dari golongan elite, berkemampuan dan berpengetahuan luas tentang komputer, mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya), kemampuan programnya cukup memadai untuk mengubah program eksploit.
  • Developed Elite Kiddie
Ciri-ciri: berumur masih muda (ABG) dan masih sekolah, mereka membaca tentang metode hacking dan caranya diberbagai kesempatan, mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil dan memproklamirkan kemenangan ke lainnya. Pada umunya, mereka masih menggunakan Grafik User Interface (GUI) dan baru belajar dasar UNIX. Karenanya mereka belum mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.
  • Script Kiddie
Ciri-ciri: seperti developed kiddie dan juga lamers, mereka hanya memiliki pengetahuan teknis networking yang sangat minimal. Mereka masih menggunakan GUI. Hacking yang mereka lakukan selalu menggunakan trojan untuk menakuti dan menyusahkan hidup sebagian pengguna internet.
  • Lamer
Ciri-ciri: tidak memiliki pengalaman dan pengetahuan tapi ingin menjadi Hacker, sehingga sering disebut sebagai Wanna-be Hacker. Pengguna komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit, melakukan hacking dengan menggunakan software trojan, nuke dan DoS. Mereka suka menyombongkan diri melalui IRC Channel, dsb. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie.
Hacker memiliki hirarki, namun cracker sebaliknya. Cracker sama sekali tidak memiliki hirarki khusus. Karena sifatnya, Cracker hanya membongkar dan merusak sistem pengguna internet yang lain. Dari sifatnya ini, maka Cracker dianggap sebagai penjahat yang selalu menghantui para pengguna awam facebook, twitter, blog, dan website.

Daftar Pustaka:
Sihombing, Bram. 2012. Trik Mudah Menangkal Hacker Cracker dan Virus. Yogyakarta: Aulya Publishing.

Pengertian Hacker dan Cracker

  • Hacker
adalah sebutan untuk mereka yang memberikan sumbangan bermanfaat pada jaringan komputer, membuat program kecil, dan membagikannya dengan orang-orang di internet. Sebagai contoh: Digigumi (Grup Digital) adalah kelompok yang mengkhususkan diri bergerak dalam bidang game dan komputer.
Digigumi ini menggunakan teknik-teknik hexadecimal untuk mengubah teks yang terdapat di dalam game. Contohnya, game Chrone Trigger yang berbahasa Inggris itu dapat diubah menjadi bahasa Indonesia. Karena itu, status Digigumi adalah Hacker, namun bukan sebagai perusak, Hacker di sini artinya, mencari, mempelajari, dan mengubah sesuatu untuk keperluan hobi dan pengembangan dengan mengikuti legalitas yang telah ditentukan oleh developer game.
Para Hacker biasanya melakukan penyusupan-penyusupan dengan maksud memuaskan pengetahuan dan teknik. Rata-rata perusahaan yang bergerak di dunia jaringan global (internet) juga memiliki Hacker. Tugas perusahaan itu menjaga jaringan dari kemungkinan perusakan serta menguji jaringan dari kemungkinan lubang yang menjadi peluang para Cracker. Sebagai contoh: perusahaan asuransi dan auditing Price Waterhouse yang memiliki tim Cracker "Tiger Team". Tim ini bekerja untuk menguji sistem sekuriti klien mereka.
  • Cracker
adalah sebutan untuk seorang yang memasuki sistem orang lain dan lebih bersifat destruktif. Biasanya di jaringan komputer, seorang Cracker mem-bypass password atau lisensi program komputer, melawan keamanan komputer secara sengaja, men-deface (merubah halaman muka web) milik orang lain, mendelete data orang lain, mencuri data, melakukan cracking untuk keuntungan sendiri, atau bermaksud jahat lain karena sebab atau tantangan. Beberapa proses pembobolan dilakukan untuk menunjukkan kelemahan keamanan sistem.

Daftar Pustaka:
Sihombing, Bram. 2012. Trik Mudah Menangkal Hacker Cracker dan Virus. Yogyakarta: Aulya Publishing.