Pengunjung (Visitors)

Selasa, 05 Mei 2015

Pengertian Kas

Kas menurut pengertian yang sempit berarti uang. Di dalam akuntansi istilah kas mengandung pengertian yang lebih luas karena meliputi juga uang kertas, uang logam, check, pos wesel, simpanan di bank dan segala sesuatu yang dapat disamakan dengan uang.

Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa elemen-elemen kas terdiri atas hal-hal sebagai berikut:
a. Uang tunai (uang kertas, uang logam).
b. Check, pos wesel dan simpanan di bank.
c. Hal-hal yang dapat disamakan dengan uang.

Uang tunai adalah semua alat pembayaran yang sah yang wajib diterima oleh siapa saja sebagai alat pembayaran. Segala jenis uang yang laku untuk digunakan sebagai alat pembayaran merupakan elemen yang paling mudah untuk dikategorikan sebagai kas.

Check yang dimaksudkan di sini adalah check yang diterima dari pihak lain sebagai alat pembayaran, di mana alat check tersebut setiap saat dapat diuangkan di bank. Check mundur (posdated check) yaitu check yang baru dapat diuangkan setelah tanggal tertentu yang tercantum dalam check yang baru dapat diuangkan setelah tanggal tertentu yang tercantum dalam check tersebut, tidak dapat digolongkan sebagai kas jika sampai tanggal neraca belum diuangkan.

Simpanan di bank yang dapat digolongkan sebagai kas adalah simpanan yang setiap saat dapat diambil atau dikeluarkan untuk pembayaran. Simpanan-simpanan di bank yang tidak memenuhi syarat ini, tidak dapat digolongkan sebagai kas.

Hal-hal lain yang dapat disamakan dengan uang, terdiri atas surat-surat yang dapat diuangkan setiap saat di bank, di mana bank akan bersedia membayar sebesar nilai nominal yang tercantum dalam surat tersebut. Contoh yang termasuk dalam hal ini misalnya Bank Draft.

Cara Penyajian Kas dalam Neraca
Kas dilaporkan dalam neraca sebesar nilai nominalnya. Penyajian kas di dalam neraca dapat dilakukan dengan berbagai cara yang dapat dilakukan untuk menyajikan kas. Cara yang paling umum digunakan adalah:
1) Digunakan satu rekening "Kas" yang menunjukkan seluruh elemen kas yang dimiliki perusahaan, baik kas yang ada di perusahaan maupun kas yang disimpan di bank dalam bentuk rekening-rekening giro.
2) Kas dibagi menjadi 2 rekening yaitu:
    a. Rekening "Kas" yang menunjukkan saldo kas yang ada di perusahaan.
   b. Rekening "Bank" yang menunjukkan saldo kas yang disimpan di bank dalam bentuk rekening-rekening Giro.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan jika Anda yang ingin berkomentar, namun tolong gunakan bahasa yang sopan dan dimengerti. Terima kasih.